Mia and her Okkots bos (part 2)
Okkots ternyata adalah sebuah kebiasaan yang memang susah dihilangkan kalau sudah men-bloody meat (mendarah daging, red). Selain okkots okkots yang pernah saya ceritakan, ternyata banyak jenis okkots lain yang muncul entah sebagai hasil dari kreativitas atau karena lidah yang memang susah diarahkan.
Saat awal membuat blog ini, persepsi saya tentang Okkots adalah perubahan konsonan di akhir setiap KATA. Namun survei membuktikang bahwa Okkots ternyata juga bisa terjadi di setiap akhir SUKU KATA. Fenomena apakah ini? Yang pasti ini bukan fenomena pemanasan global. Camkan itu.
Masih ingat Mia kan? Sepupuku yang punya bos okkots beyond help (Okkotsnya gak ketulungan, red). Kalau belum kenal, klik nih cerita pertama dari dia. Okkots yang saya ceritakan di atas, ternyata pernah juga dialami oleh Mia. Sungguh beruntung dia punya bos OKKOTS, saya berharap bisa sekantor sama Mia, soalnya kalau bisa sekantor, mungkin saya sudah menulis 3 buku tentang OKKOTS atau bikin buku berjudul My Stupid Okkots Boss.
Berikut penuturan Mia:
Hari pertama kerja setelah perkenalan dengan semua teman 1 tim saya kemudian diajak keliling berkenalan dengan karyawan lain pada divisi yang akan sering berhubungan dengan pekerjaan saya.
Bos : kenalkanG ini Mia, HRO kita yang baru. Mia ini Ekwak dan ini Ekwing
Saya : (namanya kok aneh yah…..) Pak Ekwak, Pak Ekwing mohon saya dibantu ya dalam proses belajar nantinya
Bos : saya tinggalkang kaliang dulu ya… saya ada meetin (mungkin karena terlalu akrab dengan okkots saya belum sadar kalau si bos dianugerahi sebuah kelebihan yakni: okkots)
Begitu bos berlalu, Pak Ekwak langsung angkat bicara
Ekwak : Dek, tolong lain kali jangan panggil kami dengan Ekwak
Ekwing : iya, nama saya bukan Ekwing, tapi Edwin
Ekwak : dan saya Edward
Saya : (keselek kedondong)
Morale of the story:
Karena okkots saya harus berkenalan 2 kali dengan orang yang sama.
*******************************************************************
Sebelum menutup ceritan ini, saya mau sharing kalau tiga cerita saya berjudul Suster Ngesot Gak Ngesot lagi (hal 50), Si Bos dan Panci Jahanam (hal 313) dan Bos Makan Ibu (hal 318) dimuat di buku “My Stupid Boss Fans Stories”. Asli bukunya bikin ngakak deh, kalau tertarik silahkan dapatkan di toko buku terdekat di tempat Anda.







